Jakarta – Perusahaan media pembiayaan pinjam meminjam (P2P) berbasis teknologi PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) mampu menjaga posisi Tingkat Keberhasilan 90 hari (TKB90) pada tingkatan 99,6 persen per 31 Agustus 2024.

“Batumbu mampu untuk menjaga posisi TKB90 pada tingkatan 99,66 persen per 31 Agustus 2024, dengan penyaluran pendanaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) sektor produktif dalam 27 provinsi dalam Indonesia,” ujar Direktur Utama Batumbu Tan Glant Saputrahadi dalam keterangan dalam Jakarta, Jumat.

Secara kinerja, perseroan berhasil meningkatkan penyaluran pendanaan terakumulasi sebesar Rp24,8 triliun, meningkat sebesar 88 persen jika dibandingkan dengan periode yang serupa pada tahun lalu.

Peningkatan penyaluran pendanaan ini berkorelasi positif terhadap pencapaian pendapatan operasional perseroan, dalam mana terjadi lonjakan pertumbuhan sebesar 91 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2024.

“Perseroan telah lama berhasil membukukan laba positif pada 2024, kemudian terus menunjukkan pertumbuhan eksponensial atas pencapaian tersebut, di dalam mana pertumbuhannya lebih banyak dari lima kali posisi 31 Desember 2024,” ucap Tan.

Batumbu telah lama resmi terdaftar lalu memperoleh izin bisnis dari Otoritas Jasa Keuangan di area tahun 2024 dengan miliki visi untuk memperkuat pengembangan sektor produktif, terutama segmentasi UMKM.

Menurut Tan Glant, Batumbu menerapkan bidang usaha model yang berfokus ke manajemen rantai pasok, serta modernisasi kemampuan solusi digital untuk percepatan inklusi keuangan Indonesia.

Perseroan memediasi kemudahan akses layanan keuangan melalui pertemuan penyedia serta penerima dana yang mana membutuhkan pembiayaan produktif dalam sebuah platform digital digital yang mana dimiliki juga dikelola Batumbu. Untuk menghindari keragu-raguan, lanjut dia, Batumbu bukan menyalurkan pendanaan yang mana bersifat konsumtif kepada perorangan.

“Batumbu didukung oleh pemegang saham Validus Investment Holdings Pte, Ltd (VIH) yang tersebut juga pemegang saham dari Validus Capital, PTE Ltd, sebuah fintech peer to peer (P2P) lending di tempat Singapura, juga PT Triputra Investindo Arya yang digunakan merupakan perusahaan holding dari Triputra Group,” kata dia.

Batumbu baru-baru ini meraih penghargaan bergengsi   dari The Asian Bankers. Batumbu menjadi satu-satunya perusahaan non-perbankan yang digunakan berhasil meraih penghargaan "The Best SME Financing 2024" pada acara The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services & Technology Innovation Indonesia Awards 2024.

Selain Batumbu, The Asian Banker juga memberikan penghargaan kepada beberapa institusi keuangan terkemuka lainnya seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga AlloBank, yang dimaksud berhasil memenangkan kategorinya masing-masing. 

The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services and Technology Innovation Indonesia Awards 2024 merupakan salah satu program penghargaan tingkat nasional yang digunakan bergengsi juga transparan serta memiliki tingkat seleksi yang ketat dalam layanan keuangan konsumen juga teknologi di Indonesia.

Share:

Tags: