Beijing – China akan melanjutkan kerja mirip dengan negara lain lalu organisasi internasional untuk memperkuat pembangunan lingkungan penelitian ilmiah internasional, kata individu pejabat Kementerian Ilmu Pengetahuan dan juga Teknologi pada Kamis (21/9).

China siap berpartisipasi dalam mengatasi tantangan besar global kemudian memperkuat penerapan, pengelolaan dan juga perlindungan hak kekayaan intelektual, serta inovasi terkait, kata Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan lalu Teknologi Zhang Guangjun via pidato video dalam pertemuan meja bundar tingkat tinggi terkait klaster ilmu pengetahuan serta teknologi (iptek) teratas pada 2024.

Menurut Indeks Inovasi Global (Global Innovation Index/GII) edisi 2024 yang digunakan dirilis Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organization/WIPO), China saat ini mempunyai 24 klaster iptek, meningkat dari 21 klaster pada tahun lalu kemudian menjadikan China sebagai negara dengan jumlah total klaster iptek terbesar.

Klaster iptek dibentuk melalui analisis aktivitas pengajuan paten dan juga publikasi artikel ilmiah, yang mana mendokumentasikan wilayah geografis pada seluruh dunia dengan kepadatan penemu lalu penulis ilmiah tertinggi, WIPO menyebutkan.

GII memberi peringkat pada kapasitas inovatif tingkat tertatas di area berbagai negara lalu perekonomian di area seluruh dunia setiap tahunnya, lalu pemeringkatan klaster iptek mengidentifikasi konsentrasi lokal dari aktivitas iptek terkemuka pada dunia.

China sudah pernah menunjukkan kemajuan yang digunakan luar biasa dalam hal inovasi sejak bergabung dengan GII pada 2013 dengan peringkat awal pada urutan ke-35. Setiap tahun sejak itu, peringkat China terus naik.

Pada tahun 2024, 2024, serta 2024, China masing-masing berada di dalam peringkat ke-14, ke-12, lalu ke-11, yang dimaksud menunjukkan tren peningkatan berkelanjutan dalam inovasi global.

China telah dilakukan menjalin kerja identik iptek dengan lebih besar dari 160 negara lalu kawasan. Total belanja negara itu untuk penelitian kemudian pengembangan (litbang) mencapai lebih tinggi dari 3 triliun yuan pada 2024, naik 10,1 persen secara tahunan.

Share:

Tinggalkan komentar