Jakarta – Badan Meteolorogi, Klimatologi juga Geofisika (BMKG) mencatat rangkaian gempa bumi berkekuatan magnitudo 5 atau tambahan besar mengguncang beberapa jumlah agregat wilayah Indonesia sejak awal bulan Oktober ini. Sebagian besar gempa terjadi dalam area wilayah Indonesia Timur. 

Mengutip catatan BMKG, intensitas gempa yang digunakan itu terjadi bervariasi dengan skala I-II MMI, skala II-III MMI, skala III MMI, skala III-IV MMI, kemudian skala IV MMI. Mengutip situs BMKG, intensitas dampak getaran gempa terbagi atas 12 skala MMI.

Yang kemudian disederhanakan ke dalam 5 deskripsi Skala Intensitas Gempa bumi (SIG) BMKG, yaitu:

– I-II MMI, tidak ada ada dirasakan
– III-V MMI, dirasakan tapi tak menimbulkan kerusakan
– VI MMI, kerusakan ringan seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah lalu sebagian berjatuhan
– VII-VIII MMI, kerusakan sedang, sebagian bangunan sederhana roboh, kaca pecah, plester dinding lepas, banyak retakan
– IX-XII MMI, kerusakan berat. Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Rel kereta api melengkung. 

Berikut deretan gempa yang tersebut digunakan mengguncang wilayah Indonesia sejak awal Oktober 2024:

1. Magnitudo 5,0 dalam Samudera Hindia Selatan Jawa Timur

waktu: Minggu, 1 Oktober 2024 pukul 07.18.41 WIB wilayah Samudera Hindia Selatan, Jawa Timur diguncang gempa tektonik.

jenis: jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas pada Zona Outte-Rise.

dampak: tidaklah ada berpotensi tsunami

2. Maginutudo 5,4 di tempat dalam Jawa Barat serta Banten

waktu: Minggu, 1 Oktober 2024 pukul 11.00.26 WIB wilayah Jawa Barat dan juga juga Banten diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang mana tersubduksi di dalam tempat bawah Jawa Barat.

dampak: bukan ada berpotensi tsunami

3. Magnitudo 5,3 dalam Laut Banda, Maluku Tengah, Maluku

waktu: Senin, 2 Oktober 2024 pukul 13.28.21 WIB wilayah Laut Banda, Maluku Tengah diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda.

dampak: tidaklah berpotensi tsunami.

4. Magnitudo 5,6 pada Kaimana, Papua Barat

waktu: Senin, 2 Oktober 2024 pukul 15.58.40 WIB wilayah Pantai Selatan Kaimana, Papua Barat diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Tarera-Aiduna.

dampak: tiada berpotensi tsunami

5. Magnitudo 5,0 di tempat tempat Pantai Barat Sumatra, Bengkulu

waktu: Rabu, 4 Oktober 2024 pukul 05.17.05 WIB wilayah Pantai Utara Bengkulu Utara, Bengkulu diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

dampak: tidaklah berptensi tsunami

6. Magnitudo 6,7 di dalam area Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara

waktu: Rabu, 4 Oktober 2024 pukul 18.21.48 WIB wilayah Laut Sulawesi, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Filipina.

dampak: tiada berpotensi tsunami.

7. Magnitudo 5,1 dalam Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

waktu: Kamis, 5 Oktober 2024 pukul 10.38.23 WIB wilayah Pantai Tenggara Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi menengah akibat adanyadeformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku

dampak: tak berpotensi tsunami.

8. Magnitudo 5,0 pada Laut Banda, Maluku

waktu: Kamis, 5 Oktober 2024 pukul 11.25.47 WIB wilayah Laut Banda, Buru Selatan, Maluku diguncang gempa tektonik.

jenis: gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sumber gempa sesar berpartisipasi (Buru Fracture).

dampak: bukan berpotensi tsunami.


Share:

Tinggalkan komentar