Level support berada di dalam dalam 6.900-6.920 serta resistance dalam 7.000- 7.020

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka melemah 4,80 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.956,66. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,99 poin atau 0,10 persen ke posisi 956,08.

"Hari ini IHSG akan berpotensi mencoba break 7.000 lagi, setelah kemarin data inflasi Indonesia menunjukkan masih terkendali. Tapi, jika gagal tembus 7.000, kemungkinan kembali terkoreksi masih terbuka. Level support berada di dalam area 6.900-6.920 dan resistance dalam tempat 7.000- 7.020," ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam dalam Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, Indonesia mengumumkan S&P Global Manufacturing PMI sebesar 52,3 pada September 2024 serta inflasi 2,28 persen year on year (yoy) pada bulan yang digunakan dimaksud sama, atau pada tempat atas ekspektasi konsensus.

Bursa di dalam area kawasan regional Asia Pasifik mencatatkan pergerakan yang mana yang variatif pada perdagangan Senin (3/10/2024) kemarin.

Pada akhir pekan lalu, China menyampaikan PMI sebesar 50,2 pada September 2024, sedangkan Bank Sentral Australia (RBA) akan menetapkan suku bunga yang dimaksud yang disebut diperkirakan tetap dalam area level 4,1 persen.

Dari Amerika Serikat (AS), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,22 persen, namun dalam sisi lain S&P 500 menguat tipis 0,01 persen, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang naik 0,67 persen. Dow Jones melemah, meskipun legislator AS berhasil mencapai kesepakatan jangka pendek yang mana dimaksud menghindari government shutdown.

Russell 2000 turun 1,6 persen, Discover menjadi top gainer pada area S&P 500 dengan kenaikan hampir mencapai 5 persen, produsen perangkat medis Insulet naik 3,5 persen, sementara Nvidia naik hampir 3 persen.

Yield Treasury 10-tahun mencapai 4,7 persen pada sesi tertingginya, yang tersebut digunakan merupakan level tertinggi sejak Oktober 2007.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 448,40 poin atau 1,41 persen ke 31.311,50, indeks Hang Seng melemah 487,35 poin atau 2,74 persen ke 17.322,31, dan juga juga indeks Straits Times melemah 27,44 poin atau 0,86 persen ke 3.181,42.

Sementara itu, indeks Shanghai (China) libur dalam rangka memperingati Golden Week Holiday.

Share:

Tinggalkan komentar