Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah mobil merek Audi A6 dalam kasus dugaan korupsi di dalam tempat Kementerian Pertanian (Kementan) yang tersebut menyeret nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Mobil sedan itu disita dalam penggeledahan yang digunakan digunakan dikerjakan dalam dalam rumah Syahrul Yasin Limpo dalam Kota Makassar.

“Dari lokasi itu ditemukan juga diamankan bukti antara lain sebagai 1 unit mobil merek Audi A6 lalu beberapa dokumen,” kata juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, (5/10/2024).

Penggeledahan dalam rumah yang dimaksud yang disebut berlokasi di area area Jalan Pelita Raya kemudian Jalan Bumi 13 Blok C Perum B BPH Makassar itu dijalani pada Kamis, (4/10/2024). Ali mengatakan penyidik akan melakukan penelaahan terhadap barang bukti yang ditemukan untuk selanjutnya disita secara resmi. “Penyitaan sekaligus analisis masih diimplementasikan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan ini.

KPK secara beruntun melakukan penggeledahan untuk mengumpulkan alat bukti terkait kasus dugaan korupsi di area dalam Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat keluar Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, (5/10). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat keluar Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, (5/10). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat keluar Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, (5/10). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sebelumnya, KPK juga sudah menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo serta kantornya pada area Kementerian Pertanian. Rangkaian penggeledahan diimplementasikan pada Jumat hingga Minggu pekan lalu.

Dari penggeledahan di area dalam rumah Syahrul Yasin, penyidik menyita uang senilai puluhan miliar Rupiah, serta bukti pembelian barang-barang berharga. Sementara dari kantor Syahrul pada kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, penyidik menyita dokumen.

Kasus dugaan korupsi dalam Kementerian Pertanian saat ini sudah masuk penyidikan pada KPK. KPK sudah pernah menetapkan tersangka, namun belum mengumumkannya. Dalam konferensi pers Jumat lalu, Ali Fikri mengatakan bahwa dugaan korupsi yang tengah disidik KPK adalah dugaan pemerasan dalam jabatan.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum serta juga Keamanan Mahfud MD mengungkapkan bahwa Syahrul Yasin Limpo sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu. Ia mengaku mendapat informasi ini sudah beberapa waktu lalu.

“Bahwa dia sudah ditetapkan tersangka saya sudah dapat informasi malah sejak kalau eksposenya itu kan sudah lama, tapi resminya ketersangkaanya itu sudah digelarkanlah,” kata Mahfud pada Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/10/2024).


Share:

Tinggalkan komentar