Jakarta – Menteri Komunikasi lalu Informatika Budi Arie Setiadi memohonkan publik menjauhi judi online kemudian tambahan memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang dimaksud legal salah satunya berjualan online.

“Saya senang sekali dengan pelaku digital UMKM yang mana sebagian besar anak muda, saya lihat wajah-wajahnya muda penuh harapan. Makanya saya senang, daripada main judi online mendingan jualan online,” kata Budi Arie dalam rilis pers, Jumat.

Hal itu dia sampaikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, juga menengah (UMKM) yang tersebut hadir dalam Diskusi Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) UMKM Digital Summit 2024 di area Jakarta Selatan, Kamis (21/9).

Menurut Budi Arie, judi online sebanding bahayanya dengan pinjaman online dalam menjerumuskan masyarakat. Bahkan dia menyebutnya bak saudara kandung.

“Kalau dari pantauan sementara kami pinjol ilegal ini adalah adik kandung dari judi online. Jadi habis main judi online, kurang duit, dia pinjol. Dapat duit pinjol, main judi lagi, kalah lagi. Jadi gali lubang, gali lubang, gali lubang lagi,” ujar dia.

Pemerintah pun telah terjadi mengambil langkah tegas menyikapi kegiatan ilegal ini dengan memutus aksesnya. Namun, tindakan itu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Kemenkominfo saat ini sedang berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk menghentikan pinjol ilegal.

“Kita harus mengantisipasi dikarenakan ini betul-betul seperti rentenir juga lintah darat yang mencekik masyarakat,” ujar Budi Arie.

Terkait kegiatan UMKM, Budi mengatakan pemerintah juga telah terjadi mencanangkan program perubahan struktural digital nasional.

Program yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas publik melalui pemanfaatan habitat teknologi digital yang dimaksud terus berkembang.

“Karena pesan atau kalimat kunci dari perubahan digital ini adalah bagaimana menyebabkan publik menjadi lebih besar produktif, itu intinya. Sehingga ruang digital ini menjadi lebih lanjut sehat serta memberi kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Menteri Budi.

Share:

Tinggalkan komentar