Menteri Keuangan  berpesan pada wisudawan kemudian wisudawati Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) untuk menjadi pribadi yang mana berkarakter demi menjadi penerus keuangan negara.

Sri Mulyani mengingatkan keuangan negara merupakan instrumen penting. Oleh akibat itu, ia memohonkan para lulusan untuk menjaga diri saat mengelola keuangan negara kelak.

“Kita investasi, kita alokasi, jangan dikorupsi. Anda harus terus menjaga diri kemudian menjaga keuangan negara,” tegas Sri Mulyani dalam Wisuda PKN STAN 2024, Kamis (5/10).

Ia berharap para lulusan bisa jadi belaka terus belajar dalam mengelola keuangan negara sehingga mampu mencapai solusi juga memecahkan masalah, seperti hambatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga infrastruktur. Dengan itu, Indonesia bisa jadi sekadar menjadi negara yang digunakan hal tersebut makmur, adil, kemudian merata.

“Serta menghilangkan daerah yang digunakan dimaksud labelnya 3T; Terluar, termiskin, terpencil, terbelakang. Itu adalah PR kita. PR keuangan negara,” lanjut dia.

Tak belaka permasalahan uang, Sri Mulyani juga menegaskan kepada para lulusan bahwa PR keuangan negara juga termasuk kesulitan program, policy, regulasi, ide, serta kompetensi. Maka itu, ia menyebut penting untuk meningkatkan penyertaan modal SDM demi mencapai kesejahteraan.

“Jadi kalau kalian yang digunakan digunakan diwisuda hari ini sudah mendapatkan privilege serta infrastruktur negara, kalian mulai hari ini berpikir bagaimana mengembalikan privilege lalu sarana negara itu untuk anak-anak muda yang yang disebut lain yang digunakan hal itu belum miliki kesempatan juga juga kenikmatan seperti kalian. Pikirkan pada saat Anda ditugaskan di area area mana semata dalam tempat keuangan negara, Anda adalah mengelola alat untuk mencapai kesejahteraan. Jangan lupakan itu,” kata dia.

Ia berharap wisudawan juga wisudawati PKN STAN menyadari bahwa masih banyak bagian dari rakyat yang digunakan mana membutuhkan keuangan negara demi menyelesaikan masalah. Maka itu, Sri Mulyani mengingatkan mereka untuk terus belajar kemudian juga menggunakan ilmu demi kebaikan negara.

Lebih lanjut, Sri Mulyani juga berharap seluruh wisudawan lalu juga wisudawati PKN STAN paham isu urusan urusan politik pada level mikro hingga global. Menurut dia, keuangan negara merupakan objek politik.

“Karena keuangan negara adalah instrumen politik. Jangan punya ilusi bahwa keuangan negara itu adalah pure permasalahan akuntansi menciptakan neraca dan juga juga ini permasalahan teknokrasi, bagaimana kita meningkatkan itu,” ucap Sri Mulyani.

Ia juga mengingatkan agar para wisudawan tak menjadi manusia munafik. Sri Mulyani menegaskan bahwa negara tak akan menerima orang-orang yang dimaksud berhati bimbang.

“Setiap kebimbangan pasti mengambil pikiran serta perhatian, sehingga Anda bukan dapat jadi berfokus dan juga juga konsentrasi memberikan yang tersebut terbaik untuk bangsa lalu negara, dikarenakan Anda bimbang terus,” tegasnya.

“Saya ingatkan sekali lagi, keuangan negara adalah isu serta objek politik. Jadi jangan gentar, jangan kagetan. Pahami, jalani, serta juga yakinkan bahwa Anda melakukan kebaikan,” lanjut Sri Mulyani.

Share:

Tinggalkan komentar